Memuat

Terjemahan [4]

Enam Belas Langkah Perhatian pada Pernapasan

Di sini, para bhikkhu, apakah enam belas langkah perhatian terhadap pernapasan? Di sini, para bhikkhu, [seorang bhikkhu] ketika menarik napas dengan penuh perhatian, mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dengan penuh perhatian; ketika menghembuskan napas dengan penuh perhatian, mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dengan penuh perhatian.

  1. Ketika menarik napas panjang, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas panjang; ketika menghembuskan napas panjang, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas panjang.
  2. Ketika menarik napas pendek, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas pendek; ketika menghembuskan napas pendek, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas pendek.
  3. Ketika menarik napas dan mengalami keseluruhan bentukan jasmani, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan mengalami keseluruhan bentukan jasmani; Ketika menghembuskan napas dan mengalami keseluruhan bentukan jasmani, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan mengalami keseluruhan bentukan jasmani.
  4. Ketika menarik napas dan mengalami sukacita, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan mengalami sukacita; ketika menghembuskan napas dan mengalami sukacita, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan mengalami sukacita.
  5. Ketika menarik napas dan mengalami kenikmatan, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan mengalami kenikmatan; ketika menghembuskan napas dan mengalami kenikmatan, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan mengalami kenikmatan.
  6. Ketika menarik napas dan menenangkan bentukan jasmani, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan menenangkan bentukan jasmani; ketika menghembuskan napas dan menenangkan bentukan jasmani, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan menenangkan bentukan jasmani.
  7. Ketika menarik napas dan mengalami bentukan batin, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan mengalami bentukan batin; ketika menghembuskan napas dan mengalami bentukan batin, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan mengalami bentukan batin.
  8. Ketika menarik napas dan menenangkan bentukan batin, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan menenangkan bentukan batin; ketika menghembuskan napas dan menenangkan bentukan batin, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan menenangkan bentukan batin.
  9. Ketika menarik napas dan mengalami pikiran, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan mengalami pikiran; ketika menghembuskan napas dan mengalami pikiran, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan mengalami pikiran.
  10. Ketika menarik napas (dengan berpikir), pikiranku bergembira, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas (dengan berpikir), pikiranku bergembira; ketika menghembuskan napas (dengan berpikir), pikiranku bergembira, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas (dengan berpikir), pikiranku bergembira.
  11. Ketika menarik napas dan mengonsentrasikan pikiran, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan mengonsentrasikan pikiran; ketika menghembuskan napas dan mengonsentrasikan pikiran, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan mengonsentrasikan pikiran.
  12. Ketika menarik napas (dengan berpikir), pikiranku bebas, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas (dengan berpikir), pikiranku bebas; ketika menghembuskan napas (dengan berpikir), pikiranku bebas, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas (dengan berpikir), pikiranku bebas.
  13. Dan demikian juga untuk merenungkan ketidakkekalan…
  14. Merenungkan kebosanan…
  15. Merenungkan lenyapnya…
  16. Ketika menarik napas dan merenungkan pelepasan, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menarik napas dan merenungkan pelepasan; ketika menghembuskan napas dan merenungkan pelepasan, ia mengetahui sebagaimana adanya: Aku menghembuskan napas dan merenungkan pelepasan.

Ini, para bhikkhu, adalah enam belas langkah perhatian pada pernapasan.

Komentar [0]