Memuat

Terjemahan [6]

Aturan Latihan tentang Wol

Kisah Asal-mula

Pada suatu hari ketika Sang Buddha sedang menetap di Sāvatthī di Vihara Anāthapiṇḍika, seorang bhikkhu tertentu diberikan wol sewaktu berjalan melewati negeri Kosala dalam perjalanannya menuju Sāvatthī. Ia mengikatnya menjadi sebuah buntelan dengan jubah atasnya dan membawanya. Orang-orang yang melihatnya meledeknya, “Yang Mulia, berapakah harganya? Berapakah keuntungannya?” Sebagai akibatnya ia menjadi malu.

Ketika ia sampai di Sāvatthī, ia membuang wol itu ke atas tanah. Para bhikkhu bertanya kepadanya mengapa ia membuangnya.

“Orang-orang meledekku karena wol ini.”

“Tetapi berapa jauhkah engkau membawanya?”

“Lebih dari 40 kilometer.”

Para bhikkhu yang memiliki sedikit keinginan mengeluhkan dan mengkritiknya, “Bagaimana mungkin seorang bhikkhu membawa wol sampai lebih dari 40 kilometer?”

Setelah menegur bhikkhu itu dalam berbagai cara, mereka memberitahu Sang Buddha. Segera setelah itu Sang Buddha mengumpulkan para bhikkhu dan menanyai bhikkhu itu: “Benarkah, bhikkhu, bahwa engkau melakukan hal ini?”

“Benar, Yang Mulia.”

Sang Buddha menegurnya … “Orang dungu, bagaimana mungkin engkau melakukan hal ini? Hal ini akan mempengaruhi keyakinan orang-orang …” … “Dan, para bhikkhu, aturan latihan ini harus dibacakan seperti berikut:

Aturan akhir

‘Jika wol diberikan kepada seorang bhikkhu yang sedang melakukan perjalanan, ia boleh menerimanya jika ia menginginkan. Jika ia menerimanya dan tidak ada orang lain yang membawakannya, ia boleh membawanya sendiri sampai paling jauh 40 kilometer. Jika ia membawanya lebih jauh dari itu, bahkan jika tidak ada orang lain yang membawakannya, maka ia melakukan pelanggaran yang mengharuskan pelepasan dan pengakuan.’”

Definisi

Kepada seorang bhikkhu yang sedang melakukan perjalanan:

kepada seorang bhikkhu yang sedang berjalan di jalan raya.

Jika wol diberikan:

jika wol itu diberikan oleh suatu sangha, oleh suatu kelompok, oleh seorang kerabat, oleh seorang teman, atau jika itu adalah wol yang dibuang, atau jika ia mendapatkannya dengan harta kekayaannya sendiri.

Jika ia menginginkan:

jika ia menginginkannya, ia boleh menerimanya.

Jika ia menerimanya, ia boleh membawanya sendiri sampai paling jauh 40 kilometer:

ia boleh membawanya sendiri maksimum sejauh 40 kilometer.

Tidak ada orang lain yang membawakannya:

tidak ada orang lain yang membawakannya, apakah seorang perempuan atau laki-laki, seorang umat awam atau monastik.

Jika ia membawanya lebih jauh dari itu, bahkan jika tidak ada orang lain yang membawakannya:

jika ia pergi lebih dari 40 kilometer dengan kaki pertama, maka ia melakukan pelanggaran perbuatan salah. Jika ia pergi lebih dari 40 kilometer dengan kaki kedua, maka ia melakukan pelanggaran yang mengharuskan pelepasan dan pengakuan. Jika ia berdiri dalam batas 40 kilometer, tetapi menjatuhkannya di luar batas 40 kilometer, maka ia melakukan pelanggaran yang mengharuskan pelepasan dan pengakuan. Jika ia meletakkannya di dalam kendaraan atau di antara benda-benda orang lain tanpa sepengetahuan mereka, dan pergi lebih dari 40 kilometer, maka wol itu harus dilepaskan.


Wol itu harus dilepaskan kepada suatu sangha, suatu kelompok, atau individu. “Dan, para bhikkhu, wol itu harus dilepaskan seperti berikut. … (Diuraikan seperti pada Pelepasan 1, dengan penyesuaian seperlunya.)

‘Para Mulia, wol ini, yang kubawa lebih dari 40 kilometer, akan dilepaskan. Aku melepaskannya kepada Sangha.’ … Sangha harus mengembalikan … kalian harus mengembalikan … ‘Aku mengembalikan wol ini kepadamu.’”

Permutasi

Jika ia membawanya lebih dari 40 kilometer dan ia menyadarinya sebagai lebih, maka ia melakukan pelanggaran yang mengharuskan pelepasan dan pengakuan. Jika ia membawanya lebih dari 40 kilometer, tetapi ia tidak dapat memastikannya, maka ia melakukan pelanggaran yang mengharuskan pelepasan dan pengakuan. Jika ia membawanya lebih dari 40 kilometer, tetapi ia menyadarinya sebagai kurang, maka ia melakukan pelanggaran yang mengharuskan pelepasan dan pengakuan.

Jika ia membawanya kurang dari 40 kilometer, tetapi ia menyadarinya sebagai lebih, maka ia melakukan pelanggaran perbuatan salah. Jika ia membawanya kurang dari 40 kilometer, tetapi ia tidak dapat memastikannya, maka ia melakukan pelanggaran perbuatan salah. Jika ia membawanya kurang dari 40 kilometer dan ia menyadarinya sebagai kurang, maka tidak ada pelanggaran.

Tidak ada pelanggaran

Tidak ada pelanggaran: jika ia membawanya sejauh 40 kilometer; jika ia membawanya kurang dari 40 kilometer; jika ia membawanya sejauh 40 kilometer dan kemudian membawanya kembali; jika ia membawanya sejauh 40 kilometer dengan tujuan untuk menetap di sana, dan kemudian ia membawanya lebih jauh; jika ia mengambil kembali apa yang telah ia tinggalkan dan kemudian membawanya; jika ia menyuruh orang lain untuk membawakan; jika itu adalah barang jadi; jika ia gila; jika ia adalah pelaku pertama.

Aturan latihan tentang wol, yang keenam, selesai.

Komentar [0]