Kisah Asal-mula
Pada suatu ketika Sang Buddha sedang menetap di Sāvatthī di Hutan Jeta, Vihara Anāthapiṇḍika. Pada saat itu para bhikkhu dari kelompok enam mengayunkan dan menggelantungkan lengan mereka sewaktu duduk di area berpenghuni …
Aturan akhir
“‘Aku tidak akan mengayunkan lenganku sewaktu duduk di area berpenghuni,’ ini adalah bagaimana kalian harus berlatih.”
Seseorang tidak boleh mengayunkan lengannya sewaktu duduk di area berpenghuni; ia harus duduk dengan lengannya kokoh. Jika seorang bhikkhu, karena tidak hormat, mengayunkan dan menggelantungkan lengannya sewaktu duduk di area berpenghuni, maka ia melakukan pelanggaran perbuatan salah.
Tidak ada pelanggaran
Tidak ada pelanggaran: Jika itu tidak disengaja; jika ia tidak sadar; jika ia tidak mengetahui; jika ia sakit; jika ia telah memasuki tempat kediamannya; jika terjadi situasi darurat; jika ia gila; jika ia adalah pelaku pertama.
Aturan latihan kedelapan selesai
Komentar [0]