Memuat

Terjemahan [18]

Yang Internal sebagai Bukan-diri

“Para bhikkhu, mata adalah bukan-diri. Apa yang bukan-diri harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar sebagai: ‘Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku.’

“Telinga adalah bukan-diri … Hidung adalah bukan-diri … Lidah adalah bukan-diri … Badan adalah bukan-diri … Pikiran adalah bukan-diri. Apa yang bukan-diri harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar sebagai: ‘Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku.’

“Melihat demikian … Ia memahami: ‘ … tidak ada lagi penjelmaan dalam kondisi makhluk apa pun.’”

Komentar [0]