Memuat

Terjemahan [18]

Rumah Gerbang Utara

Demikianlah yang kudengar. Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di Sāvatthī di Rumah Gerbang Utara. Di sana Sang Bhagavā berkata kepada Yang Mulia Sāriputta sebagai berikut:

“Sāriputta, apakah engkau berkeyakinan bahwa indria keyakinan, ketika dikembangkan dan dilatih, maka memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya? … Bahwa indria kebijaksanaan, jika dikembangkan dan dilatih, maka memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya.”

“Yang Mulia, aku tidak mengandalkan keyakinan pada Sang Bhagavā mengenai hal ini: bahwa indria keyakinan … indria kebijaksanaan, ketika dikembangkan dan dilatih, memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya. Mereka yang belum mengetahui, melihat, memahami, menembus, dan menyentuh dengan kebijaksanaan—mereka akan mengandalkan keyakinan pada orang lain mengenai hal ini: bahwa indria keyakinan … indria kebijaksanaan, ketika dikembangkan dan dilatih, memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya. Tetapi mereka yang telah mengetahui, melihat, memahami, menembus, dan menyentuh dengan kebijaksanaan—mereka tidak akan bingung atau ragu mengenai hal ini: bahwa indria keyakinan … indria kebijaksanaan, ketika dikembangkan dan dilatih, memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya.

“Aku adalah seorang, Yang Mulia, yang telah mengetahui, melihat, memahami, menembus, dan menyentuh dengan kebijaksanaan. Aku tidak bingung atau ragu mengenai hal ini: bahwa indria keyakinan … indria kebijaksanaan, jika dikembangkan dan dilatih, memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya.”

“Bagus, bagus, Sāriputta! Mereka yang belum mengetahui … mereka akan mengandalkan keyakinan pada orang lain mengenai hal ini … Tetapi mereka yang telah mengetahui … mereka tidak akan bingung atau ragu mengenai hal ini: bahwa indria keyakinan … indria kebijaksanaan, jika dikembangkan dan dilatih, memiliki Tanpa-kematian sebagai dasarnya, Tanpa-kematian sebagai tujuannya, Tanpa-kematian sebagai tujuan akhirnya.”

Komentar [1]