DHANIYA
Nasi untuk makan malam telah dimasak, susu sapi telah diperah,
Di tepi sungai Mahī bersama teman-teman, aku bergembira,
Rumahku beratap baik, perapianku menyala terang dan tenang,
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!BUDDHA
Kebencian dan kemandulan pikiran padaku telah lenyap,
Di tepi sungai Mahī aku berdiam sendirian malam ini,
Rumahku tanpa atap, apiku padam dalam abu:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!DHANIYA
Tidak ada lalat di sini yang menggoda dan mengganggu,
Ternakku mengunyah rerumputan yang subur dan basah,
Dan tidak menderita walaupun banjir memenuhi lembah:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!BUDDHA
Rakit terikat dan dibuat dengan baik,
Pantai seberang telah tercapai, banjir telah diseberangi;
Apakah lagi yang kuperlukan dari rakit yang dibuat dengan baik ini?
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!DHANIYA
Istriku penuh perhatian, ia tidak ceroboh,
Telah lama aku hidup bersamanya dengan penuh kebahagiaan,
Tidak pernah terdengar keburukan tentangnya:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!BUDDHA
Pikiranku penuh perhatian, terbebaskan dari nafsu,
Telah lama terlatih dalam jalan kebijaksanaan, sungguh terjinakkan dengan baik:
Kejahatan dalam diriKu, penyelidik manakah yang dapat melihatnya?
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!DHANIYA
Kebutuhanku terpenuhi oleh tubuhku sendiri,
Anak-anakku yang kuat di sekeliling perapian rumahku,
Juga tidak pernah terdengar keburukan tentang mereka:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!BUDDHA
Aku bukan seorang upahan; yang condong pada keterikatan rendah,
Aku berjalan ke seluruh dunia dengan apa yang kuperoleh dalam batin,
Aku tidak memerlukan uang sedikit pun:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!DHANIYA
Aku memiliki ternak, Ya, aku memiliki sapi-sapi susu,
Dan anak-anak sapi, dan sapi-sapi muda,
Dan banteng yang memimpin kelompoknya:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!BUDDHA
Aku tidak memiliki ternak, juga tidak memiliki sapi-sapi susu,
Juga tidak anak-anak sapi, juga tidak sapi-sapi muda,
Juga banteng yang memimpin kelompoknya:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!DHANIYA
Pancang tertanam dalam, tegak dan kokoh,
Tali-temali kuat terjalin dari rerumputan.
Tidak ada binatang gusar yang mampu memutuskannya:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!BUDDHA
Bagaikan banteng, memutuskan jalinan tali,
Atau gajah yang melepaskan diri dari tanaman rambat yang busuk,
Aku tidak akan pernah lagi memasuki rahim:
Maka, hujanlah O langit, sesukamu!NARATOR
Dan sekarang hujan deras turun dengan kekuatan penuh
Membanjiri seluruh bukit dan dataran,
Dan, dengan mendengarkan bunyi hujan
Dhaniya, yang berkeyakinan, bersuara kembali.DHANIYA
Tentu saja perolehan kami banyak dan terpuji,
Yang matanya menatap Yang Bercahaya!
O Yang Melihat, kami berlindung kepadaMu!
O Sang Petapa Perkasa, Engkau adalah Guru kami!Penuh perhatian, lihat! Kami, istriku dan aku menunggu,
Untuk menjalani kehidupan suci, jalan yang tinggi,
Yang melampaui segala kelahiran dan kematian
Dan memenangkan akhir dari segala penderitaan.MĀRA
Ia yang memiliki anak bergembira dalam anak-anaknya,Ia yang memiliki sapi bergembira dalam sapi-sapinya.
Perolehan seseorang tentu adalah harta utamanya,
Yang tidak memiliki perolehan bagaimanakah ia dapat memiliki kesenangan?BUDDHA
Ia yang memiliki anak bersedih karena anak-anaknya,
Ia yang memiliki sapi terganggu oleh sapi-sapinya.
Perolehan seseorang, semua ini adalah penderitaan utamanya,
Yang tidak memiliki perolehan tidak akan bersedih.
Komentar [1]
English