Memuat

Terjemahan [17]

Paṭācārā, Yang Memiliki Lima Ratus Pengikut

“Ia yang jalannya tidak engkau ketahui,
Tidak dari mana ia datang juga tidak ke mana ia pergi;
Walaupun ia datang entah dari mana,
Engkau menangisi orang itu, meratap, ‘Oh anakku!’

Tetapi ia yang jalannya engkau ketahui,
Dari mana mereka datang atau ke mana mereka pergi;
Engkau tidak meratapi orang itu—
Demikianlah sifat makhluk-makhluk hidup.

Tanpa diminta ia datang,
Ia pergi tanpa pamit.
Ia pasti telah datang dari suatu tempat,
Dan berdiam selama entah berapa hari.
Ia pergi dari sini melalui satu jalan,
Ia akan pergi dari sana melalui jalan lainnya.

Dengan bepergian dalam bentuk manusia,
Ia akan melanjutkan transmigrasi.
Sebagaimana ia datang, demikian pula ia pergi:
Mengapa meratapi hal itu?”

“Oh! Karena Engkau telah mencabut anak panah dariku,
Yang begitu sulit dilihat, tersembunyi dalam batin.
Engkau telah menyingkirkan kesedihan atas putraku
Yang di dalamnya aku pernah terbenam.

Hari ini aku telah mencabut anak panah,
Aku tidak lapar, padam.
Aku berlindung pada Sang Bijaksana itu, Sang Buddha,
Pada ajaranNya, dan pada Sangha.”

Demikianlah Paṭācārā, yang memiliki lima ratus pengikut, menyatakan pencerahannya.

Komentar [1]